5 Jenis Bahan Baku Kertas dan Alternatif Pembuatan Kertas

5 min read

bahan baku kertas

Ada yang tau gak sama bahan baku kertas?

Kertas sendiri memliki arti sebagai bahan yang tipis, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya bahan alami, dan mengandung selulosa serta hemiselulosa.

Mungkin umumnya, yang orang ketahui bahan untuk membuat kertas adalah kayu. Akan tetapi, tahukah anda jenis kayu apa saja yang sering digunakan?

Oleh sebab itu beberapa alternatif sebagai pengganti kayu di temukan dan juga dalam upaya mengurangi penebangan pohon yang merupakan paru-paru dunia.

Sejarah Kertas

bahan baku kertas
bukalapak.com

Kertas pertama kali ditemukan oleh (Cai Lun) Ts’ai Lun, beliau pertama kali menggunakan kulit kayu murbei sebagai kertas.

Proses pertama kali pembuatan kertas yang dilakukan Ts’ai Lun, yakni dengan cara merendam bagian dalam kayu murbei ke dalam air. Kemudian dipukul-pukul hingga serat yang ada pada kulit kayu murbei terlepas.

Setelah serat pada kayu terlepas, ia merendamnya kembali bersama dengan kulit binatang, bahan rami, kain bekas dan juga jala ikan. Kemudian setelah menjadi bubur, bahan tersebut ditekan hingga tipis kemudian di jemur. Barulah kertas yang pertama kali itu dapat digunakan.

Catatan ini tertulis dalam sejarah Dinasti Han, bahwasanya pada tahun 105 masehi Ts’ai Lun mempersembahkan contoh kertas tersebut kepada Kaisar Han Hedi.

Namun sekarang selain digunakan sebagai media untuk menulis, kertas juga oleh sebagian orang kertas dijadikan sebagai karya seni seperti halnya Origami.

Bahan Baku Kertas

bahan baku kertas
3.bp.blogspot.com

Pada dasarnya, pabrik besar pembuatan kertas banyak menggunakan kayu sebagai bahan baku utama dalam pembuatan kertas. Karena bahannya yang mudah didapat dan mempunyai kriteria yang dinilai pas dalam pembuatan kertas.

Bahan pembuatan kertas sendiri terdiri dari tiga komponen, yaitu bahan baku, bahan pembantu dan bahan pelengkap.

Berikut beberapa komponen dalam pembuatan kertas untuk memperoleh hasil yang baik, yaitu:

Bahan Dasar

bahan baku kertas
wikimedia.org

Bahan dasar untuk pembuatan pulp dan kertas adalah serat selulosa. Serat selulosa sendiri dapat diperoleh dari berbagai tanaman, baik tanaman hasil pertanian (seperti tebu, bambu, jerami) ataupun tanaman hasil hutan (kayu).

Menurut Casey, kayu sendiri dibedakan atas dua kelas, yakni kayu daun lebar (kayu keras) dan kayu daun jarum (kayu lunak).

Kayu daun lebar (kayu keras) yang biasanya digunakan pada pembuatan kertas yaitu pohon Akaisa dan pohon jati. Sedangkan kayu daun jarum (kayu lunak) yaitu kayu pohon pinus yang memiliki panjang dan kekasaran lebih besar digunakan untuk memberi kekuatan pada kertas.

Kayu keras lebih kompak dan halus sehingga menghasilkan permukaan kertas yang halus. Kayu keras juga lebih mudah diputihkan sehingga warnanya lebih terang karena memiliki lebih sedikit ligin.

Umumnya kertas tersusun atas campuran kayu kertas dan kayu lunak untuk mencapai kekuatan dan permukaan cetak yang dinginkan oleh pembeli.

Komponen Kimia Kayu:

  • Selulosa

Selulosa sendiri merupakan komponen kimia kayu yang terbesar. Kadar selulosa pada kayu daun lebar antara 44-60% dan pada kayu daun jarum yakni antara 49-58%.

Kadar selulosa yang tinggi pada bahan dasar, sangat disukai dalam pembuatan pulp dan kertas. Karena berfungsi membentuk jalinan antar serat dengan ikatan hidrogen antar gugur hidroksiselulosa.

  • Hemiselolusa

Hemiselolusa merupakan suatu polisakarida lain yang terdapat dalam kayu dan tergolong senyawa organik.

  • Lignin

Lignin adalah kompenen kimia pada kayu terbesar setelah selulosa yang merupakan senyawa kompleks dan non-karbohidrat.

  • Zat Ekstraksif

Merupakan zat yang diendapkan dalam rongga sel dan terdiri dari bahan-bahan kimia seperti minyak, yanin, resin, lilin, pekatin, lemak, zat warna, dan asam organik lainnya.

Bahan Pembantu

bahan pembantu
youtube.com

Adapun bahan pembantu pembuatan kertas antara lain yaitu:

  1. Air, diperlukan sebagai pencuci dan pelarut. Air juga sangat diperlukan dalam pembuatan kertas.
  2. Bahan pemutih, diperlukan untuk membuat kertas menjadi lebih putih bersih sebab bahan baku kertas tidak mempunyai warna.

Bahan pemutih tersebut antara lain:

  • Klor/klorin (Cl2) dan klor dioksid (C1O2)
  • Natrium hidroksida (NaoH)
  • H2O2
  • Hidrogen Peroksid
  • Natrium Peroksid
  • Natrium Bisufat
  • Kalium Bisulfat

Bahan penghancur kayu, diperlukan agar proses penghancuran kayu tidak dengan cara mekanis melainkan reaksi bahan kimia. Bahan tersebut antara lain:

  • Asam
  • Asam sulfat Alkali
  • Sodium Hidroksid
  • Bahan pewarna (diperlukan saat akan membuat kertas berwarna)

Bahan Pelengkap

bahan pelengkap
wikimedia.org

Ada dua macam bahan pelengkap dalam proses pembuatan kertas yaitu:

1. Bahan pengisi, bahan yang digunakan untuk menutupi lubang halus pada permukaan kertas. Sehingga dapat diperoleh kertas yang halus dan rata.

Bahan tersebut diantaranya:

  • Kaolin
  • Gips
  • Tanah diatomea
  • Kapur magnesit

2. Bahan perekat, bahan yang digunakan untuk merekatkan kayu atau selolusa agar lebih kuat dan kokoh.

Bahan tersebut diantaranya:

  • Perekat arpus
  • Perekat hewani
  • Perekat tepung kanji

Bahan Baku Alternatif Pembuatan Kertas

bahan alternatif
pixabay.com

Kertas sudah menjadi kebutuhan utama bagi manusia, baik untuk pengarsipan, penyampaian, informasi, ataupun sebagai alat pembersih.

Para peneliti Amerika Serikat memperoleh data bahwasanya, dalam satu tahun seorang karyawan kantor bisa mengahabiskan 10.000 lembar kertas setiap tahun.

Sedangkan lembaga seperti perbankan dapat menghabiskan kertas sekitar 40.000 lembar per tahunnya.

Menurut Rosmainar (2017), konsumsi kertas dunia sampai saat ini telah mencapai 394 ton, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 490 ton pada 2020.

Dengan begitu, konsumsi kertas yang berlebihan secara terus menerus akan membahayakan populasi pohon yang ada di hutan, khususnya di Indonesia.

Bahkan, Forest Ethics bahkan mencatat bahwa penggunaan kayu sebagai bahan baku kertas mencapai 40% dari industri kayu secara keseluruhan. Sebagai paru-paru dunia tentunya keberadaan harus dilestarikan.

Untuk itulah diperlukan adanya sebuah upaya yang sekiranya bisa menjadi solusi alternatif demi mengurangi penggunaan kayu sebagai bahan baku utama pembuatan kertas.

Maka dari itu dalam upaya mengurangi penggunaan kayu, sebuah studi tentang analisis bahan-bahan alternatif pengolahan dalam pembuatan kertas menemukan beberapa bahan baku alternatif pembuatan kertas, di antaranya:

1. Tebu dan Sampah Daur Ulang Kertas

daur ulang
youtube.com

Mempunyai tekstur yang keras, kasar, rapuh, ikatan partikel yang padu, dan penampakan serat yang timbul di permukaan kertas merupakan hasil perpaduan antara tebu dan sampah kertas.

Berdasarkan hasil dari studi ini, hasil dari perpaduan antara tebu dan sampah kertas sangat cocok dan sesuai untuk dijadikan kertas seni.

2. Jerami

bahan baku kertas
pixabay.com

Karena tekstur dan serat yang unik pada jerami padi menjadi salah satu faktor yang membuatnya dapat dijadikan bahan baku alternatif untuk pembuatan kertas.

Hasil kertas seni dari jerami padi dapat dibuat dalam bentuk kotak tisu, kotak pensil, dan bingkai foto.

3. Batang Pisang

bahan baku kertas
wikimedia.org

Siapa yang menyangka, bahwa ternyata pulp pada batang pisang memiliki potensi untuk digunakansebagai pulp kertas sekala industri.

Karena pulp yang dihasilkan oleh batang pisang lebih baik dari pada range perolehan pulp industri pulp kimia yang berkisar anatara 35% sampai 63%.

Maka dari itu, pulp batang pisang telah termasuk dalam standar kualitas pulp kertas yang mumpuni untuk pulp kertas skala industri.

4. Kulit Jagung, Tongkol Jagung, dan Daun Jati

kulit jagung
pixabay.com

Hampir sama dengan tebu dan sampah kertas, perpaduan antara kulit jagung, tongkol jagung, serta daun jati juga mampu mengahasilkan kertas seni.

Untuk pembuatannya sendiri, disarankan menggunakan bahan baku kulit jagung yang sudah dalam keadaan kering. Sedangkan untuk yang tongkol jagung dapat menggunakan yang muda ataupun yang tua.

Karena perbedaan tingkat kekerasan antar tongkol jagung dan kulit jagung, mengharuskan proses pemasakan menggunakan waktu yang berbeda.

Dalam proses penghalusan/penggilingannya (blender), disarankan untuk melakukannya sedikit demi sedikit, supaya pulp yang dihasilkan lebih halus dan maksimal.

Sama halnya dengan proses pencetakan, penjemuran,  dan pewarnaan. Semuanya harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti supaya kualitas kertas seni yang dihasilkan lebih baik.

5. Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Selulosa Mikrobial Nata de Cassava

tandan sawit
pixabay.com

Perpaduan pulp tandan kosong kelapa sawit atau (TKKS), dengan pulp selulosa mikrobial mampu menghasilkan kertas dengan daya serap air rendah.

Penggolongan Kertas Berdasarkan Kegunaannya

penggolongan kertas
unsplash.com

Seiring dengan berkembangnya zaman, kertas sendiri digolonglkan atas dasar kegunaan kertas tersebut diantaranya, seperti:

  1. Uncoated Ground Wood

Merupakan kertas yang tidak memiliki lapisan pigmen kertas dan bubur kertas yang diproduksi tanpa bahan kimiawi. Jenis kertas ini yakni kertas Koran.

  1. Coated Ground Woodseni

Merupakan kertas yang tidak mempunyai 10% Pulp mekanisme dengan sisanya yang menggunakan pulp kimia. Jenis kertas ini yakni majalah.

  1. Uncoated wood free

Merupakan kertas yang memiliki kandungan pulp mekanisme lebih rendah 10% dan tidak memiliki lapisan pigmen. Jenis kertas ini yakni HVS, kertas, buku tulis dan kertas amplop.

  1. Kraft Paper

Merupakan kertas yang terbilang lebih kuat atau tebal. Jenis kertas ini, yakni kertas pembungkus nasi, karung kantung semen.

  1. Bleached Paperboard

Merupakan jenis kertas yang termasuk untuk membuat gelas kertas, piring kertas, karton tebal dan kartu nama.

  1. Recyled paperboard

Merupakan jenis kertas karton yang digunakan sebagai pelapis gypsum, Jenis kertas ini dapat dibuat seperti, contoh tisu gulung.

  1. Makket pulp

Merupakan kertas yang dibagi jenisnya berdasarkan jenis kayu yaiyu bubur kertas yang dijual lembaran, gulungan.

Pabrik Pembuat Kertas di Indonesia

bahan baku kertas
infomedia.com
  • Surya Rengo Containers, Tangerang
  • Sliontec Ekadharma Indonesia, Bekasi
  • Tanjungenim Lestari Pulp and Paper, Palembang
  • Evergreen International Paper, Medan
  • Eco Paper Indonesia, Subang
  • Alkindo Naratama, Bandung

Nah itu tadi pembahasan kita tentang bahan baku kertas, dan juga alternatif sebagai bahan baku kertas, yang mungkin kedepannya akan menjadi solusi terbaik, guna menjaga hutan yang menjadi paru-paru dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *