5 Jenis-Jenis Pantun Beserta Pembahasannya

4 min read

jenis jenis pantun

Jenis-jenis Pantun – Betawi merupakan salah satu suku asal Indonesia yang menetap di kawasan Jakarta. Sebagai suku besar di Indonesia, Betawi memiliki adat tersendiri.

Ketika ada suatu acara pernikahan, dimana yang paling khas dari pernikahan adat Betawi yakni adanya pertarungan silat sebelum pengantin bertemu, dan juga biasanya disertai dengan adu pantun.

Yaap, adu pantun yang biasanya dilakukan oleh perwakilan kedua keluarga mempelai ini, menjadi pertunjukan yang menyita perhatian banyak mata, ketika ada acara pernikahan adat Betawi. Jenis pantun yang digunakan sendiri adalah pantun tradisional.

Namun, saat ini kenyataannya pantun yang digunakan lebih beragam. Tak hanya dapat disaksikan dalam pertunjukan pernikahan adat Betawi saja, namun anda juga bisa mempelajari atau mengetahui beragam jenis pantun di berbagai sumber, semisal di pelajaran bahasa Indonesia.

Pengertian Pantun

pengertian pantun
i2.wp.com

Pantun adalah salah satu dari jenis puisi lama yang begitu luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara.

Pantun sendiri berasal dari kata patuntun, dalam bahasa Minangkabau yang berarti “penuntun”. Pantun memiliki nama lain dalam bahasa-bahasa daerah.

Dalam bahasa Jawa, pantun dikenal dengan paparikan; dalam bahasa Sunda, pantun disebut paparikan; dan dalam bahasa Batak, pantun dikenal dengan sebutan umpasa.

Ciri-Ciri Pantun

ciri-ciri pantun
jagad.id

Tidak hanya sekadar berisi nasehat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki ciri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.

  • Tiap Bait Terdiri Dari Empat Baris

Pada setiap bait pantun, biasanya terdiri atas empat baris, dan setiap baitnya biasanya berisi untaian kata-kata yang berada dalam satu gagasan dan umumnya mempunyai ciri khas tersendiri bergantung pada jenis puisinya.

Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga denga sebutan larik.

  • Tiap Baris Terdiri Dari 8-12 Suku Kata

Awalnya pantun cenderung tidak tidak dijabarkan dengan kata-kata, melainkan disampaikan langsung secara lisan.

Oleh sebab itu tiap baris pantun dibuat singkat, serta umunya terdiri atas 8-12 suku kata.

  • Memiliki Sampiran Dan Isi

Dalam sebuah pantun biasanya memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar ini biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiwa atau kebiasaan yang terjadi di masyarakat.

Pengantar inilah yang sering kali dikenal sebagai sampiran, dan biasanya berada pada baris pertama dan kedua dalam pantun.

  • Berima A-B-A-B

Rima atau sajak merupakan suatu kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi, dan juga terdapat dalam sebuah pantun.

Sedangkan yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah kesamaan bunyi, antara baris pertama dengan ketiga, dan juga pada baris kedua dengan keempat.

Jenis-Jenis Pantun

jenis jenis pantun
1.wp.com

Pantun sendiri tidak serta-merta hanya itu-itu saja. Pantun juga memiliki jenis-jenis yang berdasarkan atas isi temanya.

Berikut ini jenis-jenis pantun berdasarkan isi temanya, anatar lain:

1. Jenis Pantun Nasehat

pantun nasehat
image2.slideserve.com

Pada umumnya, pantun dibuat untuk tujuan memberi imbauan serta anjuran terhadap seseorang ataupun masyarakat.

Oleh sebab itulah, tema isi pantun yang paling banyak dijumpai berjenis pantun nasihat. Pada pantun yang satu ini memiliki isi yang bertujuan menyampaikan pesan moral serta didikan.

Contoh:

jenis jenis pantun
i1.wp.com

Di jalan tak sengaja berjumpa daun sugi

Ingat manfaat, lantas cepat dibawa

Tiada belajar tiada yang rugi

Kecuali diri sendiri dimasa tua

Buah nanas jangan diparut

Kalau diparut sarinya hilang

Hati panas jangan diturut

Kalau diturut akalpun hilang

Makan rambutan warna merah

Pilih yang harum baunya

Perjuangan tumpah darah

Cintailah Indonesia merdeka

Makan nasi pakai bakwan

Disiram pakai kuah kari

Nusantara penuh keragaman

Lestarikanlah potensi negeri

2. Jenis Pantun Jenaka

jenis jenis pantun
cdn.brilio.net

Sesuai namanya pantun jenaka cenderung berisi tentang hal yang lucu serta menarik. Tujuan tak lain hanya untuk memberikan hiburan kepada orang yang mendengar atau membacanya.

Contoh:

pantun jenaka
slideplayer.info

Duduk manis di bibir pantai

Lihat gadis, aduhai tiada dua

Masa muda kebanyakan santai

Sudah renta sulit tertawa

Tukang bangunan memegang paku

Pakunya terbang terkena angin

Hati siap yang tak galau

Melihat gajah makan es lilin

Kutub utara kutub selatan

Banyak pinguin olahraga senam

Pergi tamasya ke kebun binatang

Untuk melihat buntut kuda dikepang

Paman ke sawah menanam padi

Padi ditanam dimangsa burung

Suara letusan gunung berapi

Terdengar kaget rambutpun kuncung

3. Jenis Pantun Kasih Sayang

pantun kasihg sayang
slideplayer.info

Jenis pantun yang satu ini erat kaitannya dengan cinta dan kasih sayang. Umunya pantun ini lebih tenar dikalangan muda-mudi melayu, yang sering digunakan untuk menyampaikan perasaan mereka terhadap kekasih ataupun orang yang disayanginya.

Contoh:

pantun kasih sayang
cdn.brilio.net

Jelas sudah muram si duda

Karena kasihnya tiada lagi asa

Tiada detik bias wajah dinda

Hingga lapar tak lagi terasa

Burung terbang menari nari

Serong kekanan dan kekiri

Ingin rasanya kamu kemari

Melamar dengan percaya diri

Gigi taring seperti macan

Tajam menggigit sakit sekali

Pergi ketaman untuk kencan

Kencan bareng lelaki berdasi

Bunga mawar terlihat layu

Tak disiram setiap pagi

Ungkapkanlah kepadaku

Karena cinta bukan teori

4. Pantun Teka-Teki

pantun teka-teki
i.ytimg.com

Jenis pantun teka-teki merupakan jenis pantun yang mempunyai ciri khas khusus pada bagian isinya, yakni biasanya diakhiri dengan pertanyaan pada larik terakhirnya, serta memiliki unsur seperti teka-teki didalamnya.

Contoh:

jenis jenis pantun
i.ytimg.com

Terendak bentan lalu dibeli

Untuk pakaian, saya turun ke sawah

Kalaulah tuan bijak bestari

Apa binatang kepala di bawah?

Gula pasir gula jawa

Diminum bersama es kelapa

Jika dikau bijaksana

Apa binatang nan banyak kakinya (lipan)

Bunga melati bunga kamboja

Sahdu dan harum baunya

Jika dikau berilmu katanya

Buah apa nan gurih rasanya (kelapa)

Bandana dipakai dikepala

Siapa melihat akan terpesona

Hidup berputar laksana roda

Kue berambut didalam gula jawa (klepon)

5. Jenis Pantun Anak

pantun anak
i0.wp.com

Pantun sendiri tidak hanya ditujukan untuk orang dewasa saja, melainkan bisa juga disampaikan untuk anak-anak.

Tentu saja isinya lebih ringan serta menyangkut hal-hal yang dianggap menyenangkan oleh si kecil. Tujuan awal dari pantun ini adalah untuk mengakrabkan anak dengan pantun, sekaligus memberikan didikan moral bagi mereka.

Contoh:

jenis jenis pantun
content-icn1-1.cdninstagram.com

Kita menari ke luar bilik

Sembarang tari kita tarikan

Kita bernyanyi bersama adik

Sembarang lagi kita nyanyikan

Makan mie ayam pakai cakar

Nikmatnya sampai ke akar

Jika ingin pintar

Maka rajinlah belajar

Mangga jatuh di selokan

Diambil oleh pas mustakin

Jika ingin lulus ujian

Jangan sering bermain-main

Makan siang sayurnya rebung

Dengan sambal dan lalapan

Rajinlah menabung

Untuk masa depan

6. Jenis Pantun Agama

jenis jenis pantun agama
slideplayer.info

Jenis pantun yang satu ini memiliki kandungan isi yang membahas mengenai manusia dengan pencipta-Nya.

Tujuan dari pantun jenis ini serupa dengan pantun nasihat, yaitu memberikan pesan moral dan didikan kepada pendengar dan pembaca.

Akan tetapi, tema di pantun agama lebih spesifik karena memegang nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.

Contoh:

jenis jenis pantun
i1.wp.com

Kalau sudah duduk berdamai

Jangan lagi diajak berperang

Kalau sunan sudah dipakai

Jangan lagi dibuang-buang

Pak ogah pakai sarung

Duduk di kursi makan kecap

Kepada Allah tempat bergantung

Kepada nabi tempat mengucap

Kepadang pasir naik unta

Di punuknya ada buah kurma

Dunia ini hanya sementara

Kelak akhirat selamnya

Ke Manglayang beli topi

Ke Cibaduyut beli kaos kaki

Tinggal sembahyang jadi berani

Seakan badan tak bisa mati

Baca juga: 180+ Contoh Pantun Jenaka, Nasehat, Cinta, Lucu, Agama, Teka-teki dan Lainnya

Nah itu saja pembahasan kali ini, tentang jenis-jenis pantun serta beberapa contoh pantun. Semoga artikel yang saya bahas kali ini bisa bermanfaat serta dapat dijadikan sebagai referensi untuk kita semua. Sekian dulu ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *