13 Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika

4 min read

perbedaan kopi robusta dan arabika

Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika – Hai, sobat! Menikmati kopi di pagi hari sambil ditemani beberapa camilan merupakan hal yang luar biasa bukan.

Apalagi jika menikatinya bersama teman ataupun pujaan hati?

Pastinya lebih nikmat menyentuh di hati. Namun bagi kalian yang ingin membuat story WA tentang kopi, baca juga artikel tentang kata-kata kopi.

Namun sebelum menikmati kopi yang kalian minum, alangkah baiknya jika itu sudah pilahan kalian. Hehe kalian tau gak pilihannya? Jenis kopi yang populer ada dua loh?

Langsung saja kita bahas kopi apa aja yang populer bagi para penikmat kopi.

Let’s Go.

Sejarah Ditemukannya Kopi

sejarah kopi
unsplash.com

Kopi sendiri mulai ditemukan sekitar tahun 800 SM, pendapat lain ada yang mengatakan 850 M. Pada saat itu kopi di nilai bermula dari benua Afrika.

Kemudian bangsa Arab yang memiliki peradaban yang lebih maju mulai menyebarkan kopi melalui ekspor biji kopi yang infertil (tidak subur).

Barulah pada tahun 1600-an, Baba Budan seorang peziarah India berhasil membawa biji kopi fertil keluar dari Mekah dan mulai menanamnya di berbagai daerah di luar Arab.

Seorang saudagar Venesia pada tahun 1615, resmi membawa masuk biji kopi pertama kali ke Eropa. Kemudian bansa Belanda memperkenalkan Biji Kopi secara besar besaran saat terjadi penjajahan di Indonesia.

Sejarah Kopi Robusta

sejarah kopi robusta
unplash.com

Kopi robusta sendiri pertama kali ditemukan pada tahun 1898 di Kongo.

Kopi robusta bisa dibilang sebagai kopi kelas dua, sebab rasanya yang lebih pahit, sedikit asam, dan mengandung kafeina dalam kadar yang jauh lebih benyak.

Selain itu, cakupan daerah tumbuh kopi robusta lebih luas dibandingkan kopi arabika yang harus ditanam pada ketinggian tertentu.

Kopi rubusta sendri dapat ditanam pada ketinggian 800 Mdpl. Selai itu juga kopi ini lebih resisten terhadap serangan penyakit dan hama.

Kopi ini banyak ditanam di Afrika Barat, Afrika Tengah, Asia Tenggara, dan juga Amerika Selatan.

Sejarah Kopi Arabika

sejarah kopi arabika
unsplash.com

Kopi arabika berasal dari Etiopia, dan sekarang kopi ini mulai dibudidayakan di berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika, Afrika Tengah, Afrika timur,India dan Indonesia.

Kopi arabika adalah jenis kopi tradisioanal dengan cita rasa terbaik. Sebagian besar kopi yang ada saat ini, hampir semuanya menggunakan biji kopi jenis ini.

Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika

perbedaan kopi robusta dan arabika
unplash.com

Kopi robusta dan arabika merupakan jenis kopi yang paling banyak diburu dan juga dikonsumsi oleh sebagian masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Meski memiliki kriteria yang hampir sama, namun taukah kalian bahwa kedua jenis kopi ini memiliki beberapa perbedaan.

Nah berikut ini perbedaan antara kopi robusta dan kopi arabika:

Bentuk & Ukuran Biji Kopi

perbedaan kopi robusta dan arabika
tokopedia.com

Perbedaan pertama antara kopi robusta dan arabika yakni dari bentuk dan ukuran bijinya. Biji kopi arabika memiliki ukuran yang lebih besar dari biji kopi robusta.

Sedangkan biji kopi robusta memiliki bentuk yang cenderung bulat, sementara biji kopi arabika memiliki bentuk yang terbilang lonjong dan sidikit pipih.

1. Rasa Kopi

penikmat kopi
unsplash.com

Hal yang paling utama, dan tentunya menjadi acuan para pecinta kopi yakni dari segi rasanya.

Kopi robusta memiliki kandungan kafeina yang tinggi, sehhingga rasa yang dihasilkan pahit seperti halnya ban yang terbakar dan meninggalkan rasa kacang di ujungnya.

Beda halnya dengan jenis kopi arabika yang cenderung memiliki rasa yang lebih manisdan kaya, bahkan tak sedikit yang memiliki rasa buah-buahan, cokelat dan kacang.

Karena keunikannya jenis kopi arabika menjadi kopi yang lebih diminati dan juga lebih sering dikembangkan.

2. Aroma Kopi

aroma kopi
unsplash.com

Dari aromanya kopi arabika dinilai lebih unggul dari kopi robusta. Karena kopi arabika memiliki araoma yang kaya dan didominasi oleh rasa buah-buahan yang khas.

Sedangkan kopi robusta memiliki rasa yang khas seperti kacang.

3. Usia Kopi

perbedaan kopi robusta dan arabika
unsplash.com

Salah satu faktor yang membedakan antara kopi robusta dan kopi arabika yakni dari usia kopi itu sendiri.

Biji kopi arabika merupakan jenis kopi pertama yang ditemukan dan dikonsumsi, sedangkan kopi robusta baru ditemukan sekitar 100 tahun setelah kopi arabika

Tak heran jika kopi arabika menjadi kopi yang paling diminati dan juga menguasai pangsa pasar hingga 70% di dunia.

4. Kandungan Kafein

kandungan kafein kopi
tokopedia.com

Untuk kalian yang sering begadang malam dan menggunakan kopi sebagai teman, alangkah baiknya minum kopi jenis robusta.

Karena biji kopi robusta memiliki kandungan kafein sebesar 2,2 hingga 2,7%.

Sedangkan biji kopi arabika hanya memiliki kandungan kafein yang lebih kecil di bandingkan dari robusta, yakni sebesar 1,1% hingga 1,5% saja.

5. Kandungan Asam Klorogenik

perbedaan kopi robusta dan arabika
unplash.com

Kopi Robusta mempunyai kandungan asam klorogenik sebanyak 7 hingga 10%, sementara kopi Arabica hanya memiliki kandungan asam klorogenik sebesar 5,5 – 8% saja.

Asam klorogenik memiliki rasa yang pahit, sehingga asam ini cukup berpengaruh pada rasa pahit yang dimiliki kopi Robusta.

Selain itu, asam ini juga memiliki manfaat untuk melindungi tanaman dari serangan hama.

6. Tanaman Kopi

tanaman kopi
unplash.com

Selain dari bentuk biji dan rasanya, kopi robusta dan kopi arabika dapat dibedakan dari ukuran tanamanya.

Kopi robusta memiliki tanaman yang bentuk serta ukuran daunnya yang lebih besar, serta memiliki keunggulan yang lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Kopi robusta 2 kali lebih tinggi dari tanaman arabika, tingginya mampu mencapai 5 meter. Sedangkan tanaman kkopi arabika hanya setinggi 2,5 – 5 meter saja.

Selain itu, buah pada tanamn arabika mudah rontok dari tangkainya saat sudah matang sehingga memerlukan perawatan dan pemanenan yang harus hati-hati sebelum buahnya rontok.

Sedangkan pada tanaman robusta, buah yang telah matang tetap menempel kuat ditangkainya, dan tidak rontok seperti halnya arabika.

7. Area Tanam

area tanam kopi
unsplash.com

Dari daerah tempat tanamnya, kopiarabika hanya dapat tumbuh di lingkungan yang lembab, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.

Jenis kopi arabika akan tumbuh subur jika ditanam pada dataran yang lebih tinggi sekitar 700 hingga 1.700 Mdpl.

Adapun negara yang memproduksi dan membudidayakan jenis kopi arabika anatara lain:

  • Brazil
  • Meksiko
  • Kosta Rika
  • Ekuador
  • Kolombia
  • Etiopia
  • Burundi
  • Rwanda
  • Dll

Beda halnya dengan kopi arabika, jenis kopi robusta dapat ditanam pada ketinggian 400 hingga 700 Mdpl saja.

Adapun negara yang terkenal memproduksi kopi robusta antara lain:

  • Vietnam
  • Brazil
  • Indonesia
  • India
  • Uganda
  • Malaysia
  • Madagaskar
  • Dll

8. Jenis Penyajian

perbedaan kopi robusta dan arabika
unplash.com

Dikarenakan rasanya yang pahit, kopi robusta lebih cocok dan sering dicampur dengan susu, serta disajikan dalam campuran esspreso.

Contoh minuman yang lebih cocok menggunakan kopi robusta antara lain latte, cappuccino, mochacino, vietnam drip, dan olahan kopi susu lainnya.

Sementara jenis kopi arabika oleh sebagian orang lebih sering dinikmati secara single origin. Terlebih di era Third Wave Coffee di mana orang-orang mulai ingin tahu informasi yang lebih detail tentang kopinya.

Hal ini dikarenakan keberagaman varietas arabika dengan karakter rasa yang berbeda-beda di setiap daerah.

9. Tingkat Kepopuleran Kopi

perbedaan kopi robusta dan arabikaKopi robusta dan arabika merupakan dua jenis kopi komersil yang populer di dunia. Akan tetapi, jika keduanya dibandingkan, kopi arabika lebih tenar dan diminati dari pada jenis robusta.

Dari produksi kopi dunia, hampir 70% didominasi oleh kopi jenis arabika. Sementara kopi jenis arabika hanya sekitar 28% nya saja.

Sedangkan sisanya adalah jenis kopi lainnya seperti jenis liberika, excelse, dan lain lain.

Negera dengan tingkat produksi kopi arabika terbesar antara lain:

  • Brazil
  • Kolombia
  • Ethiopia

Sedangkan penghasil kopi robusta terbesar, yaitu:

  • Indonesia
  • Vietnam

10. Kemudahan Budidaya

budidaya kopi
unplash.com

Apabila dibandingkan, jenis kopi Robusta lebih mudah dibudidayakan ketimbang jenis kopi Arabika.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kopi Arabika hanya dapat tumbuh di lingkungan lembap dan tidak mampu bertahan pada perubahan cuaca yang cukup ekstrem.

Lain halnya dengan kopi Robusta yang mampu bertahan pada cuaca yang panas sekali pun. Kopi Robusta juga lebih mudah dikembangkan, karena lebih kebal dari hama dan penyakit berkat kandungan asam klorogenik yang lebih tinggi.

11. Harga Biji Kopi

harga kopi
unplash.com

Karena kopi jenis arabika sulit dibudidayakan, tak heran jika harga biji kopinya cenderung lebih mahal.

Selain sulit dibudidayakan, dalam setahun tanaman kopi arabika menghasilkan lebih sedikit biji kopi dibandingkan jenis kopi robusta.

Butuh waktu sekitar 7 tahun hingga biji kopi robusta dapat matang sepenuhnya.

Nah, itu tadi penjelasan tentang beberapa perbedaan kopi robusta dan kopi arabika. Gimana udah nentuin pilihan kalian belom, sebaiknya cepet tentuin pilihan jangan terlalu lama digantung. Karena digantugin terlalu lama itu gak enak sobat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *