Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan

5 min read

proses fotosintesis

Tumbuhan adalah salah satu jenis makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanannya sendiri dengan menggunakan proses fotosintesis.

Apa itu fotosintesis?

Bagaimanakah proses fotosintesis berlaku?

Nah pada kesempatan kali ini penulis akan menjelaskan serta menerangkan secara lengkap tentang proses fotosintesi yang terjadi pada tumbuhan.

Pada proses fotosintesis pada tanaman menghasilkan apa?

Untuk menjawabnya mari kita lihat pembahasan dibawah ini!

Pengertian Fotosintesis

pengertia fotosintesisPengertian fotosintesis adalah suatu proses pembuatan makanan, yang dilakukan tumbuhan menggunakan air (H2O) dan karbondioksida (CO2) dengan bantuan energi matahari, sehingga menghasilkan makanan berupa karbohidrat dan oksigen (O2).

Proses tersebut hanya dapat dilakukan jenis tumbuh-tumbuhan hijau, terutama yang memiliki zat hijau daun atau klorofil.

Sedangkan menurut KBBI, adalah jenis tumbuhan hijau yang memanfaatkan energi cahaya matahari untuk mengubah air dan karbondioksida menjadi karbohidrat.

Proses fotosintesis pada tumbuhan hijau terjadi di dalam jaringan palisade.

Jaringan palisade adalah tempat dimana terjadinya proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang memiliki klorofil (tumbuhan hijau).

Fungsi Fotosintesis

fungsi fotosintesisBerikut ini beberapa fungsi utama dari adanya proses fotosintesis, antara lain:

  • Menghasilkan O2 dan Karbohidrat.
  • Membuat cadangan penyimpanan makanan.
  • Perkembangan serta pertumbuhan.
  • Memiliki fungsi memproduksi glukosa sebagai sumber energi utama bagi tumbuhan. Dengan adanya glukosa ini, maka akan terbentuk sumber energi lemak dan protein pula. Zat inilah yang akan menjadi sumber makanan bagi manusia dan juga hewan, maka dari itu proses ini sangatlah penting bagi siklus kehidupan manusia dan juga hewan.
  • Memiliki fungsi lain, yakni mampu menyerap udara dengan menyerap karbondioksida yang kemudian menghasilkan oksigen. Hal ini lah yang membuat pentingnya kita harus membudayakan lingkungan dengan banyak pohon.
  • Pada kemampuan tumbuhan dalam masa hidupnya maka akan membuat sisa-sisa tumbuhan tersebut terkubur di dalam tanah. Tumbuhan yang terkubur dalam waktu yang sangat lama akan membuatnya menjadi batu bara yang menjadi bahan baku sumber energi kehidupan di masa modern seperti saat ini.

Tujuan Proses Fotosintesis

tujuan fotosintesisTujuan proses pembuatan makanan bagi tumbuhan adalah sebagai berikut :

  • Membantu pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
  • Membantu perkembangbiakan tumbuhan.
  • Membantu pernapasan sel-sel tumbuhan.
  • Membantu pergerakan tumbuhan.
  • Menghasilkan cadangan makanan untuk tumbuhan.
  • Hasil dari proses fotosintesis tumbuhan adalah karbohidrat yang digunakan sebagai keberlangsungan tumbuhan itu sendiri.

Jenis Fotosintesis

jenis fotosintesisSecara garis besar terdapat dua jenis proses fotosintesis yang dapat dilakukan oleh semua jenis tumbuhan berklorofil, antara lain:

  1. Fotosintesis Oksigenik

Proses fotosintesis oksigenik adalah suatu proses yang pada umumnya sering kita lihat pada tanaman alga dan cyanobacteria (bakteri).

Dalam proses ini, cahaya akan mentranfer energi elektron dari air (H2O) menjadi karbondioksida (CO2) yang kemudian menghasilkan karbondioksida.

  1. Fotosintesis Anoxygenic

Sedangkan pada fotosintesis anoxygenic akan menggunakan elektron sebagai donor selain darah.

Proses ini biasanya berlangsung ataupun terjadi pada bakteri seperti bakeri ungi dan juga bekteri belerang hijau.

Pada jenis ini tidak menghasilkan oksigen, dan apa yang akan dihasilkan tergantung pada donor elektronnya.

Proses dan Reaksi Fotosintesis

reaksi kimia tumbuhanReaksi fotosintesis terdiri dari dua fase:

Reaksi fotokimia = reaksi ringan = Reaksi bukit = fotolisis air.

Pada tahap pertama ini ada proses menangkap energi matahari atau proses yang tergantung pada keberadaan cahaya. Proses ini biasa disebut reaksi cahaya.

Reaksi ringan terjadi pada bagian granopik kloroplas. Sebagian energi matahari yang diserap akan diubah menjadi energi kimia, yang berupa bahan kimia berenergi tinggi.

Selanjutnya, zat tersebut akan digunakan untuk proses pembuatan gula. Beberapa energi matahari juga digunakan untuk fotolisis air (H2O) untuk menghasilkan ion hidrogen (H+) dan O2.

Ion hidrogen akan dikombinasikan dengan CO2 untuk membentuk gula (CH2O) n. Sementara O2 akan dikeluarkan.

Reaksi pengaturan ini tidak lagi tergantung langsung pada keberadaan cahaya, meskipun prosesnya berlangsung bersamaan dengan proses reaksi cahaya.

Karena alasan ini, reaksi pada tahap ini disebut reaksi gelap. Reaksi ini dapat terjadi karena enzim fotosintesis.

Sesuai dengan nama penemu yaitu Benson dan Calvin, siklus reaksi persiapan gula-gula ini disebut siklus Benson-Calvin.

Hasil awal fotosintesis adalah gula sederhana yang disebut glukosa (C6H12O6). Selanjutnya, sebagian akan diubah menjadi pati (starch) yang ditumpuk di atas daun, atau organ penimbun lainnya.

Bagan Proses Fotosintesis

bagan fotosintesisKarbon dioksida di udara masuk ke daun tumbuhan melalui stomata.Air masuk ke daun, terutama melalui akar tumbuhan.

Air masuk ke akar tumbuhan dan kemudian air tersebut disalurkan ke daun melalui batang.Ketika sinar matahari jatuh ke permukaan daun, klorofil menangkap energi dari cahaya tersebut.

Klorofil adalah pigmen hijau yang terdapat di daun tumbuhan. Energi digunakan untuk mengubah air menjadi hidrogen dan oksigen.

Hidrogen digabungkan dengan karbon dioksida untuk menghasilkan makanan bagi tumbuhan tersebut, sedangkan oksigen dikeluarkan oleh tumbuhan melalui stomata.

Berikut ini skema fotosintesis antra lain:

6CO2 + 6H2O = Cahaya Matahari dan Klorofil = C6 H12 O6 (reaksi gelap) + 6O2 (reaksi terang) + Energi.

Maksud proses fotosintesis artinya:

Fotosintesis membutuhkan karbondioksida, air, cahaya matahari, klorofil, serta menghasilkan amilum, oksigen, dan energi.

Baca Juga: Tumbuhan Berpembuluh dan Tidak Berpembuluh

Hasil Proses Fotosintesis

hasil fotosintesisPada umumnya proses fotosintesis menghasilkan makanan bagi tumbuhan yakni karbohidrat, oksigen dan uap air.

Jika di bahas secara meluas maka hasilnya adalah merubah CO2 yakni karbondioksida dan juga air, dengan bantuan matahari menjadi glukosa, O2 atau oksigen dan juga uap air.

Proses ini terjadi pada tumbuhan alga dan beberapa jenis bakteri.

Rumus proses fotosintesis adalah:

CO2 + 2H 2O + sinar matahari → C6H2O6 (reaksi gelap) + O2 + H2O

Proses pembuatan karbondioksida dilakukan dengan cara pemijahan atau carbon fixation dari gas karbon dioksida dan air, dengan menggunakan bantuan klorofil dan sumber energi matahari.

Persamaan lengkap proses fotosintesis yakni sisa atau residu dari reaksi adalah oksigen dan uap air yang kemudian di keluarkan oleh tanaman.

Faktor Yang Mempengaruhi Fotosintesis

faktor yang mempengaruhiProses terjadinya fotosintesis sendiri dipengaruhi oleh lima faktor penting yang sangat diperlukan tumbuhan untuk dapat melakukan fotosintesis.

Proses fotosintesis pada tumbuhan tidak memerlukan adanya oksigen. Dan juga pada proses fotosintesis tidak diperlukan adanya bahan anorganik serta adanya campur tangan manusia.

Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses fotosintesis, antara lain:

Cahaya Matahari

Cahaya matahari adalah sumber energi pertama yang sangat dibutuhkan tumbuhan dalam proses fotosintesis.

Sumber cahaya matahari dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk mengubah air (H2O) serta karbindioksida (CO2) menjadi glukosa.

Sedangkan pada proses penyerapannya, tumbuhan sendiri tergantung pada intensitas cahaya matahari, lamanya penyinaran dan juga panjangnya gelombang cahaya matahari yang akan diterima tumbuhan tersebut.

Klorofil (Zat Hijau Daun)

Untuk dapat melakukan proses fotosintesis, tentunya pada tumbuhan tersebut harus memiliki klorofil atau biasa dikenal sebagai zat hijau daun.

Menurut KBBI pengertian klorofill adalah suatu zat penghijau yang ada pada tumbuhan (terutama pada daun) yang menjadi bagian terpenting dalam suatu proses fotosintesis.

Pada organisme dan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil tidak bisa melakukan proses fotosintesis.

Sedangkan tumbuhan yang memiliki klorofil bersifat autotrof yaitu organisme yang menghasilkan makanan sendiri lewat proses fotosintesis.

Air (H2O)

Air mempunyai peranan yang begitu penting dalam proses tumbuhan membuata makanannya hal ini karena air menjadi salah satu bahan baku utama untuk tumbuhan.

Keberadaan air juga berpengaruh pada kinerja Stomata. Bila tanaman kekurangan air, stomata akan menutup sehingga CO₂ tidak dapat masuk.

JIka H₂O dan CO₂ tidak ada, maka proses fotosintesis tidak dapat dilakukan.

Karbondioksida (CO2)

Fungsi utama karbondioksida adalah sebagai bahan/zat utama dalam proses pembuatan makanan, tanpa adanya karbondioksida ini tentunya proses ini tidak dapat dilakukan.

Selain air, tumbuhan juga memerlukan adanya komponen utama seperti karbondioksida dalam melakukan proses fotosintesis.

Tumbuhan sendiri dapat memperoleh karbondioksida di udara bebas dengan stomata, termasuk dari hasil respirasi manusia maupun hewan.

Suhu

Faktor terakhir adalah suhu, dalam suatu proses fotosintesis tumbuhan suhu sangatlah berpengaruh pada enzim-enzim tumbuhan yang sedang melakukan proses perubahan.

Pada tiap suhu yang naik 10° C, maka kinerha enzim akan meningkat dua kali lipat. Waktu yang baik dalam melakukan proses fotosintesis bagi tumbuhan adalah siang hari.

Mengapa siang hari? Hal ini dikarenakan pada saat itu suhu cukup tinggi sehingga kerja enzim akan bekerja dengan sangat maksimal.

Baca juga: Ciri-Ciri Tumbuhan Sebagai Makhluk Hidup

Contoh Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan

contoh tumbuhan algaPada umumnya tumbuhan sendiri memiliki sifat autotrof, yakni dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik.

Tumbuhan juga mampu menggunakan karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang sudah diperlukan sebagai makanannya.

Sedangkan energi yang digunakan untuk menjalankan proses fotosintesis ini berasal dari proses tersebut.

Adapun contoh proses fotosintesis pada tumbuhan, antara lain:

Proses fotosintesis pada alga dan bakteri

Alga terdiri dari beberapa alga multiseluler seperti alga hingga alga mikroskopis yang hanya terdiri dari satu sel.

Meskipun ganggang tidak memiliki struktur serumit tanaman terestrial, proses keduanya terjadi dengan cara yang sama.

Hanya karena ganggang memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya, panjang gelombang cahaya yang mereka serap akan lebih bervariasi.

Semua ganggang dapat menghasilkan oksigen dan sebagian besar bersifat autotrofik.

Hanya sebagian kecil yang heterotrofik yang berarti bahwa mereka bergantung pada bahan yang dapat diproduksi oleh organisme lain.

Tanaman membutuhkan sinar matahari, air, dan udara untuk membuat makanan mereka sendiri. Setiap hari, daun hijau pada daun tanaman bisa menyerap sinar matahari.

Tumbuhan memanfaatkan sinar matahari menjadi karbon dioksida dari udara, dan air dari tanah menjadi makanan yang mengandung gula.

Sebelum proses ini dilakukan, hanya tanaman hijau yang dapat melakukannya karena mereka memiliki klorofil.

Selain itu proses ini dapat dilakukan pada siang hari ketika ada sinar matahari. Tumbuhan juga membutuhkan air dan karbon dioksida untuk melakukan reaksi kimia.

Tumbuhan bisa mendapatkan karbon dioksida (CO2) di udara yang memasuki daun tanaman melalui stomata atau mulut daun.

Sedangkan air (H2O) hanya dapat diperoleh melalui akar tanaman yang kemudian didistribusikan ke daun melalui batang tanaman.

Ketika sinar matahari jatuh di permukaan daun, maka klorofil menangkap energi dari sinar matahari.

Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna atau transparan, kemudian diteruskan ke mesofil. Di mesofil inilah sebagian besar proses ini terjadi.

Energi tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan pengubah air menjadi gula atau glukosa (C6H12O6) dan oksigen (O2). Setelah itu dari proses tersebut akan dapat menghasilkan makanan untuk tanaman.

Sedangkan oksigen yang dihasilkan kemudian dilepaskan oleh tanaman melalui stomata. Oksigen ini kemudian di udara bebas untuk dihirup oleh makhluk hidup lain seperti manusia dan hewan.

_

Nah demikian pembahasan yang dapat penulis sampaikan pada artikel kali ini mengenai Proses fotosintesis secara singkat. Semoga apa yang disampaikan penulis kali ini dapat bermanfaat dan juga menjadi bahan materi berikutnya.

Sekian Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *