Saat Dunia Memberimu Luka Bola Memberimu Sejuta Bahagia

4 min read

Sumber : Unsplah.com

Detik demi detik akan dilalaui semua makhluk hidup dan tak akan pernah ada kesempatan untuk kembali ke masa lalu. Beda orang beda cerita, beda waktu beda moment, itu lah hidup yang terus mengejar detiknya.. Waktu adalah anugrah pemberian luar biasa dari Tuhan Yang Maha Esa.

Banyak moment kehidupan pengalaman pribadi seseorang yang telah dikerjakan. Mulai dari masa kecil, dewasa hingga masa tua. Sudah banyak moment yang telah saya lalui hingga usia ku yang sekarang beranjak 22 tahun ini.

Dalam artikel ini saya akan menceritakan secuil cerita singkat, ya sejenis cerpen pengalaman pribadi dari kehidupan masa kecil saya.

Sepak Bola Bukan Hanya Sekedar Hobi

Hobi Dari Kecil

Sumber : Unsplah.com

Dari kecil saya sudah menyukai sepakbola, hampir setiap sore saya sering bermain di lapangan samping rumah saya.

Banyak teman masa kecil saya yang bermain bersama disana, ada juga yang bermain olahraga lain, ada yang main ting ting, penteng, lompat tali dan banyak lainnya. Ya mungkin di daerah kalian nama permainnnya berbeda begitu juga di daerah kami.

Saat SD saya sudah mulai mengikuti SSB (Sekolah Sepakbola) di Kampung saya.

Saya latihan seminggu dua kali, yakni hari rabu sore dan  minggu pagi, tempat latihannya pun lumayan jauh sekitar 2 kilometer.

Waktu itu saya belum mempunyai sepeda untuk latihan kelapangan, tidak ada cara lain untuk menuju lapangan ya dengan keinginan dan niat yang besar untuk mengikuti latihan saya pun berjalan kaki ya sembari olahraga dan melatih fisik saya dan terkadang sesekali di perjalanan bertemu teman yang naik sepada dan menawari tumpangan.

Turnamen Pertama

Sumber : Unsplah.com

Setelah masuk SMP di salah satu sekolah negeri di Sampang, saya mulai sibuk dan memiliki sedikit waktu untuk mengikuti latihan rutin, karena jadwal sekolah yang mengharuskan saya pulang sekitar jam 14.00 .

Karena jarak sekolah yang cukup jauh dan juga menunggu angkutan umum yang terkadang agak lama lewatnya, jadi saya sering terlambat bahkan sampai tidak ikut latihan.

Bi bulan Agustus saya di beri tahu bahwa sanya seminggu setelah hari kemerdekaan Indonesia, akan dilaksanakan lomba sepakbola antar kampung, saya sangat antusias untuk ikut serta dalam turnamen tersebut.

Tapi semua pemain masih menunggu instruksi pelatih perihal pemain yang akan mengikuti turnamen, saya merasa takut dan khawtir tidak di ikut sertakan ke susunan pemain yang akan di turunkan.

Benar saja nama saya tidak ada di susunan pemain utama bahkan tidak masuk cadangan juga, saya memaklumi itu karena setelah saya masuk SMP, saya lebih sering telat latihan bahkan sering tidak mengikuti latihan.

Itu sebabnya saya tidak di pilih, karena sebelumnya pelatih menyampaikan bahwasanya pemain yang akan di pilih jia ada turnamen.

Mereka adalah pemain yang sering latihan konsisten dan juga disiplin, itu agar melatih jiwa kami menjadi orang yang bertanggung jawab, meskipun skill pemainnya bagus jika tidak disiplin  percuma kata pelatih.

Saat itu saya merasa kecewa karena tidak di pilih, tapi juga merasa kecewa karena jarang latihan dan sering telat jika latihan.

Tapi untunglah Allah masih baik pada saya, meskipun saya tidak masuk dalam tim sepak bola saya dalam lomba itu, Allah masih memberikan jalan lain lewat kampung saya sendiri yang mengusulkan untuk ikut serta dalam lomba tersebut.

Hari Yang Menegangkan

Sumber : Unsplah.com

Akhirnya hari pertama pembukaan turnamen dimulai. Dengan menggunakan fase knock out pass sistem gugur.

Terdapat 16 tim dari berbagai desa yang ikut serta dalam perlombaan ini.

Namun tim yang menjadi soroton yakni tim sepakbola saya sebelumnya, yang merupakan tim unggulan di turnamen ini, dan di prediksi akan juara.

Sedangkan tim yang saat ini saya bela dalam turnamen ini, merupakan tim yang bisa di bilang apa adanya. Sebab bukan merupakan tim profesional melainkan tim yang baru di buat pas turnamen ini saja.

Undian pembagian tim pun di mulai, Untunglah tim saya mendapat lawan yang lumayan setara dan alhamdulillah tidak berhadapan dengan tim lama saya.

Pertandingan Pertama

Sumber : MLDSPOT
Sumber : MLDSPOT

Yang saya nanti pun akhinya tiba, pertandingan saya dalam sebuah turnamen. Saya sangat antusias ketika mulai memasuki lapangan pertandingan, rasa bangga dan juga sedikit gugup semua campur aduk.

Karena ini pertandingan pertama saya, jadi saya sedikit gugup dan juga penuh semangat untuk memenangkan pertandingan ini.

Pertandingan pun dimulai, waktu itu saya ditempatkan di posisi bek tengah. Karena keterbatasan pemain yang berpengalaman makanya saya di tempatkan sebagai bek tengah.

Namun sebenarnya posisi asli saya bukan lak bek melainkan gelandang serba bisa, meski begitu saya bisa di tempatkan di segala posisi kecuali sebagai penjaga gawang.

Pwertandinganpun berjalan sengit, di babak pertama sedikit mendapat peluang, bahkan hampir kebobolan di pertengahan babak pertama.

Di babak kedua pelatih menginstruksikan saya untuk bermain sebagai gelandang tengah, saya sangat senang waktu itu karena saya kembali bermain di posisi kesukaan saya.

Permainan kami mulai membaik di babak kedua dan bahkan menguasai jalannya pertandingan. Gol yang dinanti pun datang, sekitar dua menit sebelum pertandingan yakni lewat gol bunuh diri bek lawan usai terjadi kemelut ketika terjadi tendanagan sudut.

Senang bukan main kami berteriak seakan sudah juara saja, ya maklum itu gol pertama di pertandingan pertama kami.

Setelah pertandingan selesai kamipun pulang, dengan rasa senang dan juga bangga tentunya. Karena bisa menang di pertandingan pertama dan merupakan pertandingan yang menegangkan.

Kekalahan Pertama

Sumber : Unsplah.com

Setelah melalui pertandingan pertama dengan cukup baik, kami melangkah ke babak selanjutnya, dan menghadapi tim yang tidak ingin kami lawan begitu juga saya.

Itu adalah tim lama saya sendiri dan merupakan tim unggulan sekaligus tim yang ditakuti semua lawan. Mau tidak mau kami harus memberikan perlawanan semampu kami.

Meskipun secara permainan kami kalah, tapi setidaknya kita harus membuat mereka bersusah payah jika ingin menang. Maklum saja ada beberapa pemain yang skill olah bolanya di atas rata – rata dalam itu, salah satunya firman yang merupakan pemain utama Persesa tim utama kota Sampang.

Pertandinganpu dimulai, dan benar saja laga belum setengah permainan di babak pertama kami sudah kebobolan satu gol dari tendangan jarak jauh firman hingga turun minum babak pertama.

Di babak kedua kami berjuang dan pelatih kembali merubah posisi saya, yang semula bek tengah kembali ke gelandang. Tapi kami makin tertekan di babak kedua, maklum saja saya kewalahan menghadapi pemain pemain hebat sekelas mereka.

Sampai peluit akhir dibunyikan skor pun tidak berubah dan ini merupakann akhir dari kiprah tim kami di ajang ini.

Saya sangat kecewa karena tidak mampu lolos ke babak selanjutnya, meski begitu pelatih di tim lama saya memberikan semangat untuk saya agar lebih giat lagi dalam latihan, dan juga jangan menyerah untuk kedepannya mungkin saya dan yang lain yang akan menjadi pemenangnya.

Yaa… itu tadi sedikit cerita mulai dari awal pertama saya mengikuti pertandingan yang begitu berkesan buat saya dan juga merupakan pengalaman hidup yang tak terlupakan.

Nah itulah penjelasan singkat mengenai pengalaman masa kecil saya. Jika ada salah kata ataupun tullisan saya mohon maaf.

Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, karena berkat rahmat Nya kita masih di beri kesehatan dan rejeki yang melimpah amin.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *