Sistem Gerak Pada Hewan dan Fungsinya

5 min read

sistem gerak pada hewan

Umumnya setiap makhluk hidup pasti melakukan pergerakan terlebih utama pada manusia dan hewan. Akan tetapi dalam penerapannya sistem gerak pada hewan berbeda-beda tergantung dari jenis dan habitat hewan tersebut.

Selain itu setiap hewan juga memiliki organ dan alat gerak yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain.

Apa fungsi organ gerak pada hewan?

Nah pada artikel kali ini penulis akan menjalaskan tentang sistem gerak dan juga alat gerak pada hewan.

Langsung saja mari kita simak bersa-sama.

Pengertian Sistem Gerak Pada Hewan

Pengertian Sistem Gerak Pada HewanPengertian gerak pada hewan adalah tindakan untuk merubah atau berpindah tempat ataupun suatu kegiatan yang dilakukan hewan untuk keperluan tertentu.

Sistem gerak pada hewan sendiri terbagi menjadi dua, yakni sistem gerak pada hewan bertulang belakang (vertebrata) dan hewan tidak bertulang belakang (invertebrata).

Gerak pada hewan dan tumbuhan berdasarkan definisanya cenderung sama, hanya saja yang gerak tumbuhan lebih tak terlihat dari pada gerak hewan yang lebih cenderung jelas terlihat oleh mata.

Gerak sendiri merupakan ciri umum yang dimiliki makhluk hidup, hal ini digunakan sebagai cara atau upaya untuk berpindah tempat ke tempat lainnya.

Organ Gerak Pada Hewan dan Fungsinya

organ gerak pada hewanFungsi organ gerak pada hewan sejatinya digunakan hewan dalam pergerakan atau suatu tindakan untuk berpindah tempat dalam tujuan tertentu.

Organ dan alat gerak pada hewan umumnya berbeda-beda, tergantung pada jenis klasifikasi hewan itu sendiri.

Berikut ini macam-macam gerak pada hewan yang digunakan berdasarkan jenis hewan tersebut, antara lain:

  • Sirip/Ekor (Alat Gerak Hewan Air)

Pada hewan yang berhabitat di air organ atau alat gerak yang digunakan adalah sirip dan ekor. Alat gerak pada hewan air umumnya berupa sirip dan ekor.

Organ ini memiliki fungsi seperti halnya kaki pada jenis hewan darat, dan bekerja layaknya dayung jika di dalam air.

Gerak pada hewan yang terdapat di air umumnya menggunakan sirip dan ekor, namun terdapat beberapa jenis hewan lain seperti ubur-ubur dan gurita yang menggunakan kakinya/tentakel.

  • Sayap (Alat Gerak Hewan Udara)

Contoh alat gerak pada hewan selanjutnya adalah sayap. Organ ini terdapat pada burung dan memiliki fungsi dalam membantu burung terbang.

  • Tungkai/Kaki dan Tangan (Alat Gerak Pada Hewan Darat)

Alat gerak ini umumnya yang digunakan pada sistem gerak pada hewan dan manusia.

Alat ini memiliki fungsi untuk membantu hewan dalam melakukan pergerakan atau berpindah tempat baik melompat berjalan ataupun dengan berlari.

  • Otot Perut (Jenis Hewan Melata)

Organ yang satu ini sejatinya digunakan oleh jenis hewan yang tergolong dalam jenis hewan melata seperti cacing, ular siput dll.

Klasifikasi Jenis Hewan dan Sistem Geraknya

Klasifikasi Jenis Hewan dan Sistem GeraknyaKlasifikasi jenis hewan terbagi menjadi dua, yakni jenis hewan yang bertulang belakang (vertebrata) dan hewan yang tidak bertulang belakang (avertebrata).

Sistem gerak pada hewan vertebrata dan invertebrata sendiri dapat kita bedakan dari subjenis hewan ini sendiri.

Berikut ini jenis klasifikasi hewan beserta sistem dan alat geraknya, antara lain:

Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata)

Umumnya sistem gerak pada hewan vertebrata bergantung pada jenis kelompok hewan itu sendiri.

Berikut ini jenis hewan yang termasuk kelompok hewan bertulang belakang atau vertebrata, antara lain:

  1. Sistem Gerak Pada Ikan (Pisces)

Sistem Gerak Pada Ikan (Pisces)Ikan atau pisces merupakan jenis hewan yang berhabitat dan berkembang biak di dalam air. Alat gerak pada hewan air umumnya berupa sirip, ekor dan tentakel pada hewan gurita.

Ikan sendiri memiliki sirip dan ekor yang digunakan membantu dan membuatnya dapat berenang secara bebas di dalam air.

Umumnya hewan ini memiliki sepasang sirip yang berada di bagian kanan dan kiri dari hewan tersebut. Selain sirip tersebut ikan juga memiliki satu sirip yang berada di bagian punggung.

Sirip ini berfungsi sebagai alat untuk membantu ikan dalam berbelok arah dan juga ketika maju dan akan mundur.

Sedangkan pada ekor ikan sendiri memiliki fungsi utama untuk membantuk ikan bergerak maju di dalam air (seperti halnya mesin).

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Amfibi (Amphibia)

Sistem Gerak Pada Hewan Amfibi (Amphibia)Sitem gerak pada klasifikasi hewan amfibi ini umumnya sama dengan jenis hewan berkaki lainnya, hanya saja yang membedakan dari struktur tulang dan karakteristik rangkanya.

Misalnya contoh hewan amfibi pada hewan katak yang memiliki kerangka tulang badan, tulang anggota dan tulang tengkorak (tulang kepala).

Pada jenis hewan amfibi seperti halnya katak, memiliki persendian di lutut, pinggul, siku, dan bahu serta pergelangan kaki dan tangan.

Pada kaki hewan katak, memiliki struktur yang kuat dan kekar serta memiliki selaput. Hal ini lah yang memudahkan katak dalam melompat dan berenang saat di dalam air.

Selain itu, hewan ini memiliki struktur kepala yang berukuran kecil dan keras. Oleh karena itulah katak dapat melompat dengan sangan leluasa.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Reptil (Reptilia)

Sistem Gerak Pada Hewan Amfibi (Amphibia)Peta konsep gerak pada hewan reptil umumnya memiliki beberapa perbedaan dengan jenis hewan lainnya.

Contoh hewan yang tegolong dalam jenis hewan reptil adalah kadal, ular, kura-kura, komodo, cicak, buaya dan lain-lain.

Hewan reptil sendiri juga dapat digolongkan sebagai jenis hewan melata, hal ini dikarenakan hewan ini bergerak dengan cara merayap atau melata di atas tanah maupun di air.

Hewan yang tergolong reptil umumya memiliki karakteristik rangka tulang tengkorak, tulang badan dan juga tulang ekor.

Pada hewan ular sejatinya memiliki jutaan ruas tulang belakang dan juga tulang rusuk yang berhubungan dengan tulang belakang.

Hal ini lah yang menyebabkan ular dan juga beberapa jenis hewan melata lainnya bergerak dengan cara melata atau merayap.

  1. Sistem Gerak Pada Burung (Aves)

Sistem Gerak Pada Hewan burung (aves)Burung atau aves merupakan jenis hewan yang dapat terbang dan sering kita jumpai beterbangan di atas langit.

Akan tetapi tidak semua jenis burung dapat memiliki kemampuan untuk terbang, terdapat beberapa burung yang tidak dapat terbang seperti jenis unggas, burung unta, pinguin dan juga burung kasuari.

Hewan ini memiliki karakteristik rangka yang tersusun kuat dan juga ringan. Selain itu burung juga memiliki struktur dada yang kuat dan otot sayap yang kekar dalam menahan hembusan angin.

Burung sendir memiliki sayap yang berbentuk airfoil. Bentuk ini lah yang membuat udara dapat mengalir di bawah sayap burung.

Uniknya sayap ini mampu membuat udara yang berada di bawah sayap burung berhembus lebih pelan jika dibandikan dengan hembusan angin yang ada di atas sayap burung.

  1. Sistem dan Alat Gerak Pada Hewan Mamalia (Menyusui)

Sistem dan Alat Gerak Pada Hewan Mamalia (Menyusui)Jenis hewan vertebrata yang terakhir adalah mamalia atau kelompok hewan yang melahirkan dan menyusui.

Hewan ini memiliki kaki yang digunakan sebagai alat bantu untuk bergerak. Meskipun memiliki kesamaan akan tetapi beberapa jenis hewan memiliki sistem gerak yang berbeda-beda.

Pada jenis hewan yang memiliki postur tubuh yang besar sepert halnya gajah, kerbau dan juga jerapah memiliki kerangka tulang yang sedikit berbeda.

Sedangkan pada jenis hewan yang memiliki kemampuan berlari yang sangat cepat seperti cheetah, singa, harimau dan juga macan.

Pada sistem gerak pada hewan yaitu cheetah memiliki karakteristik rangka kaki tulang belakang yang memiliki kekuatan daya dorong yang sangat kuat.

Hal ini lah yang membuat cheetah dapat berlari sangan kencang dalam mengejar mangsa-mangsanya.

Baca Juga: Perkembangbiakan Pada Tumbuhan

Hewan Tidak Bertulang Belakang (Avertebrata/Invertebrata)

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Porifera

Sistem Gerak Pada Hewan PoriferaPorifera merupakan hewan yang memiliki lubang-lubang (berpori) yang merupakan sebuah filum pada hewan multiseluler yang paling sederhana.

Pada bagian tubuh tersusun dari jaringan diploblastik (dua lapisan jaringan) dan memiliki lapisan luar oleh sel epidermis dan lapisan dalam tersusun atas sel-sel leher (koanosit).

Contohnya: Sycon, Clathrina, Euspongia, Spongia.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Coelenterata

Sistem Gerak Pada Hewan CoelenterataCoelenterata merupakan hewan avertebrata yang memiliki nama yang berarti, coelenteron = rongga bercirikan terdapat rongga-rongga pada tubuhnya.

Rongga tubuh tersebut berfungsi sebagai alat pencernaan yang memiliki sel penyengat, yang terletak pada tentakel yang terdapat di disekitar mulutnya.

Contohnya: Hydra, Koral, Polip dan Jellyfish atau Ubur-ubur.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Filum Mollusca

Sistem Gerak Pada Hewan Filum MolluscaJenis hewan invertebrata yang satu ini memiliki struktur tubuh lunak, dan pada filum mollusca seperti halnya pada siput memiliki cangkang sebagai pelindung tubuhnya.

Mollusca bisa hidup di air laut, air tawar dan di darat. Jenis hewan mollusca bisa ditemui pada kerang, gurita, cumi-cumi, sotong, siput darat, siput laut, chiton.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Echinodermata

Hewan EchinodermataHewan echinonermata adalah jenis hewan yang memiliki ciri kulit berduri serta banyak hidup pada wilayah perairan laut.

Memiliki 5 jumlah lengan simetris radial yang sudah berkembang dengan baik. Termasuk memiliki daya regenerasi yang tinggi, tubuh yang tersusun dengan zat kapur.

Contohnya: Bintang laut, Landak laut, Bintang ular, lili laut dan teripang.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Platyhelminthes

Hewan PlatyhelminthesHewan platyhelminthes merupakan jenis hewan sejenis cacing pipih yang memiliki tubuh simetris bilateral, tanpa sistem peredaran darah seperti pada fungsi jantung pada cacing pipih, banyak yang termasuk dalam golongan parasit pada binatang atau manusia yang menimbulkan penyakit seperti, cacing getar : planaria.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Nemathelminthes

Hewan NemathelminthesJenis hewan ini masih termasuk dalam anggota hewan dari keluarga vermes (cacing).

Nemathelminthes atau cacing gilik merupakan hewan invertebrata yang mempunyai bentuk tubuh simetris bilateral, dan memiliki saluran pencernaan yang cukup baik tapi tidak terdapat sistem peredaran darah.

Contohnya: Cacing kremi dan cacing tambang.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Annelida

Hewan AnnelidaMerupakan Jenis cacing pada kelas annelida mempuyai tubuh yang terdiri dari segmen-segmen.

Segmen ini dilengkapi atas beberapa sistem organ pada tubuh yang baik dan juga sistem peredaran darah tertutup.

Jenis hewan ini termasuk pada, cacing tanah dan lintah dan termasuk hewan hermafrodit.

  1. Sistem Gerak Pada Hewan Filum Arthropoda

Hewan Filum ArthropodaHewan ini memiliki bentuk kaki beruas-ruas dan mempunyai sistem saraf tali dan organ tubuh yang telah berkembang dengan baik.

Menggunakan sistem peredaran darah terbuka dan tubuhnya terbagi menjadi beberapa segmen-segmen.

Contohnya: terbagi atas kelas serangga, udang-udangan, laba-laba dan lipan.

Baca Juga: Tumbuhan Berpembuluh dan Tidak Berpembuluh

Rangkuman Sistem Gerak Pada Hewan

RangkumanSetelah kita membaca dan mencermati penjelasan di atas, dapat kita simpulkan bahwa gerak pada hewan umumnya memiliki perbedaan tergantung dari habitat dan jenis hewan tersebut:

Adapun habitat dari hewan, antara lain:

  • Hewan air.
  • Hewan yang hidup di darat.
  • Hewan amfibi (di darat dan juga air).
  • Hewan yang hidup di udara.

Adapun jenis hewan itu sendiri, antara lain:

  • Vertebrata (hewan yang bertulang belakang).
  • Inveretebrata/avertebrata (hewan yang tidak memiliki tulang belakang).

Pada sistem gerak hewan dan tumbuhan memiliki kesamaan, hanya saja yang membedakan gerak tumbuhan cenderung tidak dapat dilihat dengan jelas (bergerak dengan sangat lambat).

Sedangkan untuk sistem gerak pada hewan dan manusia terdiri atas, gerak aktif dan juga gerak pasif.

_

Nah itu tadi pembahasan yang dapat disampaikan oleh penulis mengenai gerak pada hewan lengkap beserta fungsinya. Semoga apa yang disampaikan penulis kali ini dapat bermanfaat dan juga nantikan atrtikel kami lainnya.

Sekian Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *