Tumbuhan Berpembuluh dan Tidak Berpembuluh

4 min read

jenis jenis tumbuhan paku

Apa itu tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh?

Apakah melinjo berpembuluh?

Mengapa disebut tumbuhan berpembuluh dan tidak?

Nah untuk itulah penulis membuat artikel kali ini. Hal ini ditujukan untuk membentu dan menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan diatas.

Nah mari kita simak pembahasan kali ini.

Pengertian Tumbuhan Berpembuluh dan Tidak Berpembuluh

Pengertian Tumbuhan Berpembuluh (Tracheophyta)

tumbuhan berpembuluhTumbuhan berpembuluh adalah salah satu jenis tanaman yang telah mempunyai sistem pembuluh yang jelas serta khas untuk mengalirkan nutrian dan hara dari tanah.

Kemudian dua unsur tersebut diangkut oleh akar di bagian tajuk serta tidak menyalurkan hasil fotosintesis tumbuhan dan juga metabolisme dari dedaunan ke bagian lain tubuhnya.

Tanaman vaskular atau tracheophyta adalah salah satu jenis tanaman yang tergolong lebih sempurna jika dibandingkan dengan tanaman yang tidak berpembuluh.

Hal ini disebabkan karena tanaman ini telah memiliki akar, batang, daun, serta juga telah mempunyai sistem jaringan yang merupakan jaringan pengangkut.

Pengertian Tumbuhan Tidak Berpembuluh (Atracheophyta)

tumbuhan tak berpembuluhTumbuhan tidak berpembuluh adalah salah satu jenis tanaman yang tidak memiliki sistem pembuluh untuk mengalirkan unsur unsur dari dalam tanah.

Tumbuhan ini juga merupakan kelompok tumbuhan yang tidak memiliki pembuluh pengangkit xilem dan floem serta belum memiliki batang, akar dan juga daun sejati.

Organisme dari kelompok jenis tumbuhan ini adalah berbagai jenis lumut (bryophyta).

Ciri-Ciri Tumbuhan Trachaeophyta dan Bryophyta

ciri ciri tumbuhan berpembuluh

Ciri-Ciri Tumbuhan Berpembuluh

  • Memiliki akar, batang dan daun sejati.
  • Pada daun terdapat bulatan dan memiliki warna coklat yang disebut sorus (jamak berarti sori). Sorus ini adalah kumpulan spora yang di bungkus indisium.
  • Memiliki habitat menempel pada pohon, sebagai epifit fan yang hidup di tanah.
  • Tanaman jenis ini mengalami pergiliran keturunan.
  • Mempunyai pembuluh angkut xilem dan juga floem.
  • Berkembang biak dengan spora.

Ciri-Ciri Tumbuhan Tidak Berpembuluh

  • Memiliki akar, batang dan juga daun, akan tetapi bukan jenis akar, batang, dan daun sejati seperti pada tanaman berpembuluh.
  • Akar yang disebut rizhoid belum memiliki berkas pembuluh.
  • Mempunyai rizoid yang berfungsi menempelkan tubuh.
  • Hidup di tempat yang lembab.
  • Tumbuhan trachaeophyta yaitu tanaman yang tidak memiliki pembuluh angkut xilem dan floem.
  • Reproduksi seksual dan aseksual.

Klasifikasi Tumbuhan Berpembuluh dan Tidak Berpembuluh

klasifikasi tumbuhan berpembuluhKlasifikasi Tumbuhan Berpembuluh

Tumbuhan tracheophyta mempunyai suatu pembuluh pengangkut. Pembuluh ini memiliki fungsi untuk mengangkut air, mineral, dan sari-sari makanan akan tetapi tidak melalaui antarsel.

Tanaman berpembuluh umumnya menyerap nitrogen dalam bentuk ion nitrat. Tanaman berpembuluh terdiri dari dua kelompok tanaman yaitu berbiji dan tidak berbiji.

Berikut yang termasuk tumbuhan berpembuluh dalam divisio pteridophyta adalah:

  1. Tumbuhan Berpembuluh Berbiji

Tumbuhan berpembuluh berbiji meliputi tanaman yang tingkat perkembangannya paling tinggi. Jenis tanaman ini menghasilkan biji yang menjadi alat perkembangbiakan generatif.

Biji tersebut di dalamnya terdapat embrio yang merupakan calon individu baru. Tanaman berbiji sendiri terbagi menjadi dua yakni tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae).

Adapun contoh tumbuhan biji terbuka meliputi: pinus dan pakis haji.

  1. Tumbuhan Berpembuluh Tidak Berbiji

Klasifikasi tumbuhan trachaeophyta tidak berbiji meliputi tumbuhan paku. Tumbuhan ini termasuk ke dalam anggota tumbuhan kormus karena sudah mempunyai akar, batang, dan daun yang jelas.

Klasifikasi Tumbuhan Tidak Berpembuluh

Pada jenis tumbuhan tidak berpembuluh sebenarnya tidak memiliki sub divisi, akan tetapi pada tumbuhan ini lebih condong pada jenis tumbuhan yang memiliki akar tetapi tidak seperti tumbuhan trachaeophyta dan yang tidak memiliki akar dll.

Baca Juga: 15 Jenis Jaringan Gerak pada tumbuhan dan Cotohnya

Contoh Tumbuhan Berpembuluh dan Tidak Berpembuluh

Contoh Tumbuhan Berpembuluh

contoh tumbuhan paku

  1. Tumbuhan Berpembuluh Berbiji

tumbuhan berbiji adalah kelompok tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara menggunakan biji.

Apakah lumut hati berbiji? Tumbuhan ini ada yang tergolong berbiji dan ada yang tidak berbiji.

Tumbuhan jenis ini terbagi menjadi dua kelompok yakni:

  • Tumbuhan Berbiji Terbuka (Gymnospermae)

Tumbuhan berbiji terbuka atau gymnospermae adalah tumbuhan yang berkembang biak dengan bakal biji, akan tetapi bakal bijinya tidak terlindung oleh daun buah.

Jenis pohon ini mempunyai akar tunggang dan batang tegak lurus serta bercabang. Pada alat reproduksi betina dan jantannya mengandung sporangia yang disebut strobilus.

  • Tumbuhan Berbiji Tertutup (Angiospermae)

Angiospermae merupakan tanaman berbiji tertutup yang dilindungi jaringan buah dan memiliki bunga. Ciri-cirinya memiliki organ reproduksi berupa bunga.

Memiliki akar, batang, daun, dan bunga sejati. Susunan daun spermatophyta beragam menjari, menyirip, sejajar, dan lainnya.

Terjadi pembuahan ganda (dua kali peleburan) yaitu antara sel spermatozoid dengan sel telur akan menghasilkan zigot atau biji.

Di antara sel spermatozoid dengan inti kandung lembaga sekunder menghasilkan cadangan makanan.

Berdasarkan jumlah keping bijinya, angiospermae terdiri dari dua jenis yakni tumbuhan berkeping dua (dikotil) dan tumbuhan berkeping satu (monokotil).

  1. Tumbuhan Berpembuluh Tidak Berbiji

Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

Tumbuhan paku adalah tanaman yang sudah mempunyai sistem pembuluh sejati (kormus), akan tetapi tidak menghasilkan biji untuk bereproduksi, melainkan bereproduksi dengan sporangium yang sudah menghasilkan spora.

Apakah tumbuhan paku berpembuluh atau tidak? Seperti yang sudah kita jelaskan tadi tanaman paku tergolong dalam tanaman trachaeophyta.

Adapun jenis-jenis tumbuhan paku meliputi:

  • Paku sejati (Pteropyta)
  • Paku ekor kuda (sphenophyta)
  • Paku kawat (lycophyta)
  • Paku purba (psilophyta)

Contoh Tumbuhan Tidak Berpembuluh

contoh lumutTanaman lumut

Tanaman lumut merupakan sekumpulan tanaman kecil yang termasuk dalam Bryophyta (dari Bahasa Yunani bryum, “lumut”).

Tanaman lumut adalah salah divisi tanaman yang hidup didarat, tidak berpembuluh, serta pada memeiliki ukuran kecil (bisa berukuran mikroskopik atau tidak bisa dilihat tanpa bantuan mikroskop) serta memiliki warna hijau.

Divisi jenis tanaman ini termasuk anggota kingdom plantae (tumbuhan). Lumut mempunyai sel-sel plastid yang menghasilkan klorofil A dan B sehingga dapat melakukan melakukan fotosintesis.

Maka sebab itu, lumut memiliki sifat autrotrof karena dapat membuat makanan sendiri.

Baca Juga: Sistem Gerak Pada Hewan dan Fungsinya

Sistem Jaringan Pada Tumbuhan Trachaeophyta

sistem jaringan Trachaeophyta Tiga sistem jaringan yang terdapat pada trachaeophyta adalah jaringan dermis, jaringan dasar, dan jaringan pengangkut.

Setiap tanaman (trachaeophyta) memiliki tiga sistem jaringan, yaitu jaringan dermis, jaringan dasar, dan jaringan pengangkut, dan jaringan dermis.

Ketiga jaringan tersebut memliki peran penting dalam menunjang kehidupan tumbuhan. Tanaman berpembuluh dan berkembang biak dengan spora merupakan ciri-ciri dari tanaman trachaeophyta.

Sedangkan pada organel sel tanaman ini yang mengandung dna adalah tanaman yang memiliki jaringan jaringan dermis.

Perbedaan Tumbuhan Trachaeophyta dan Bryophyta

Perbedaan Trachaeophyta dan Bryophyta

Tumbuhan (Trachaeophyta)

  • Memiliki pembuluh angkut (xylem maupun floem) untuk mengedarkan makanan yang di buat.
  • Mempunyai batang yang terdapat pembuluh angkut.
  • Mempunyai daun sejati (menyirip, sejajar, menjari, dll).
  • memiliki akar sejati (serabut maupun tunggang).
  • Pada tanaman ini fungsi pembuluh kayu adalah untuk menyalurkan zat bahan fotosintesis dari akar ke daun.
  • Pada tanaman ini fungsi floem adalah sebagai pengangkut cairan menuju daun.

Tumbuhan (Bryophyta)

  • Ukurannya kecil jadi tidak memiliki sistem jaringan angkut untuk mengedarkan makanan yang diproduksi .
  • Memakai rizhoid untuk menyangga tubuh.
  • Penyerapan air dilakukan oleh sel paling luar, jadi tidak memiliki akar yang umumnya memiliki fungsi untuk menyerap air.

Adapun nama latin tanaman tidak berpembuluh dan berpembuluh Trachaeophyta dan Bryophyta.

Contoh Tumbuhan Berpembuluh dan Tak Berpembuluh

Adapun contoh berpembuluh, antara lain:

  1. Pohon mangga
  2. Pohon sawo
  3. Pohon pinus
  4. Pakis haji
  5. Cemara
  6. Pohon damar
  7. Pohon manggis
  8. Pohon pisang
  9. Pohon talas

Adapun contoh tidak berpembuluh, antara lain:

  1. Jenis-jenis lumt
  2. Lumut daun
  3. Lumut hati
  4. Lumut tanduk
  5. Dan jenis lumut lainnya.

_

Nah sampai disini dulu pembahasan kita kali ini mengenai tanaman berpembuluh dan contohnya. Semoga apa yang disampaikan penulis kali ini dapat bermanfaat serta menjadi bahan pertimbangan kedepannya.

Sekian Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *